Kunjungi website kami yang baru, klik disini

Kamis, 17 April 2008

Jogo de Angola


Jogo de Angola
Oleh Maarten de Moor

Capoeira adalah senjata orang yang tertindas yang digunakan dalam berbagai bidang kehidupan, hampir sebagian berguna dan sebagian lagi sangat misterius. Capoeira menguasai orang-orang dari perseorangan sampai suku bangsa atau lapisan masyarakat. Capoeira merupakan perpaduan dari tradisi Afrika,adat dan filsafat dan dipengaruhi oleh atmosper Brazil. Capoeira di gunakan dalam upacara keagamaan dan juga dalam permainan. Ini merupakan bentuk meditasi, tarian, pertarungan juga merupakan bentuk hiburan yang merupakan cara untuk melewati waktu. Dalam tradisi Afrika, Capoeira mengandung bermacam-macam unsur dari seluruh segi kehidupan yang menggabungkan musik, gerakan, keagamaan, kebatinan, sihir, kepraktisan dan analisa. Dalam Capoeira semua konsep ini tidak akan ada tanpa konsep yang lainnya. Jika hanya ada salah satu konsep saja tidak akan cukup dan tidak akan ada artinya. Capoeira adalah tertutup dan terbuka, masuk akal dan tidak masuk akal serta baik dan jahat. Capoeira merupakan bentuk ekspresi yang artisik dari realita. Bagi Capoeirista bahwa realita dan Capoeira bercampur mengalir bersamaan. Capoeirista mempelajari tentang hidup melalui Capoeira dan mempelajari Capoeira melalui hidup. Observasi dan kewaspadaan merupakan hal penting untuk dipelajari. Alam dan semangat manusia merupakan guru yang sangat berharga. Capoeirista yang baik harus mengetahui kedua hal tersebut seperti dia mengenal dirinya dan dia juga harus mengenal dirinya sendiri. Capoeira merupakan kumpulan ketertiban dengan etika dan aturan- aturan yang tidak pernah diciptakan sebelumnya. Seluruh permainan diimprovisasikan pengulangan dari bermacam gerakan-gerakan dan reaksi gerakan-gerakan dari pemain yang lain sebaik apa saja yang dirasakan pemain untuk melakukannya. Capoeira adalah gambaran dari kehidupan.

Capoeira adalah ciri khas Afrika ,dari sinilah Capoeira berasal, budak-budak Afrika yang dibawa ke Brazil oleh bangsa Portugis dari seluruh bagian gurun Sahara yang berada di Afrika. Dimulai dari Kongo, Angola, Namibia, dan bahkan mungkin dari Afrika Selatan dan Monzambik. Bangsa Afrika yang ada di negri ini berasal dari ratusan suku bangsa dan berbicara dalam banyak bahasa meskipun mereka mempunyai bahasa warisan bersama, mereka semua adalah Bantu ( yang berarti orang dalam kebanyakan bahasa Bantu tapi mereka harus menggambarkan suku bangsa yang sangat banyak ). Kesemua suku bangsa ini mempunyai nenek moyang, Mereka berasal sari satu pusat yaitu suku bangsa Afrika yang bermigrasi ke bagian selatan negeri. Selama mereka pergi, mereka menempati daratan dan membentuk bagian-bagian suku bangsa dan membangun tradisi mereka sendiri – meskipun mereka semua memiliki unsur bersama. Sebagai contoh, kata untuk air adalah sama dalam kebanyakan bahasa Bantu. Kepercayaan filosofis, moralitas, dan beberapa tradisi, kosmologis dan sudut pandang dunia juga saling membawa kemiripan.

Budaya milik para budak di Brazil merupakan perpaduan dari kebudayaan yang diwakili oleh para budak. Tentu saja ada banyak juga pengaruh –pengaruh asing terhadap budaya sebagai akibat dari kepemilikan budak bangsa Portugis dan perbudakan pada umumnya. Bahasa Portugis dipaksakan kepada mereka meskipun ada juga bahasa umum agar supaya bangsa Afrika yang berbeda suku bangsa dapat berkomunikasi. Bahasa Portugis juga merupakan manifestasi dari salah satu dasar ideal dalam Capoeira dan dicoba untuk digunakan dalam setiap situasi, sekalipun anda dipaksa secara kasar demi keuntungan terbaik anda. Konfrontasi langsung bukan pilihan yang tepat bagi perlawanan orang tertindas sepanjang lawannya lebih kuat. Ada satu peribahasa dalam Capoeira yang mengatakan : Quem aguenta tempestade e rochedo. Ini berarti Hanya permukaan jurang yang berbadai. Pertarungan dilakukan hanya pada saat anda tidak dapat lagi melarikan diri dan tidak ada pilihan lain. Mestre Cobra Mansa pernah menceritakan sebuah cerita tentang Capoeirista yang hebat yang ditantang langsung oleh empat petarung yang tangguh yang ingin mengetahui sehebat apa Capoeirista itu. Mereka mengikuti Capoeirista menuruni lorong sepanjang malam dan menantangnya. Capoeirista meloncat sambil memalingkan badannya dan lari ke arah lain secepat kakinya membawa dia pergi sebelum mereka mengetahui apa yang telah terjadi. Ini adalah solusi Capoeirista. Capoeira memberikan jalan keluar tanpa kekerasan pada situasi yamg sulit seperti muslihat yang licik dan sebuah jebakan mental.

Beberapa orang mengatakan Capoeira berasal dari tarian bangsa Afrika. Tidak ada aspek perkelahian dalam gerakan tarian sebelum dimodifikasi dalam pencarian kebebasan budak di Brazil. Orang lain memberikan bukti dari upacara perkelahian/tarian yang disebut N’golo yang berasal dari Selatan Angola sebagai bukti bahwa upacara ritual itu benar-benar ada dalam bentuk pertarungan sebelum mencapai Brazil. Banyak tarian bangsa Afrika merupakan tarian peperangan dan saya pernah dengar Capoeira ditunjuk sebagai tarian peperangan juga. Perbudakan di Brazil benar-benar merupakan tambahan bagi kualitas beladiri permainan bagi Capoeira untuk menjadi senjata tetapi kualitas tariannya tidak pernah ditunjukkan atau hilang. Menari adalah suatu penghargaan untuk kesenangan hidup. Tarian juga berguna untuk penyamaran ketika tuan budak datang saat Capoeristas sedang memperdalam seni mereka. Ketika polisi datang seseorang memegang gunga yang menandakan bahaya sudah mendekat dengan memainkan suatu irama (toque) yang disebut cavalaria yang mana menyerupai bunyi dari tapak kuda yang dinaiki polisi. Jadi Capoerista menari dengan senyuman yang berbahaya (licik) diwajahnya. Sejarah/legenda ini mengungkapkan dasar lain Capoeira sekarang yang ideal. Penyamaran merupakan senjata yang berharga dan jika ditekuni, aksi anda tidak akan diketahui oleh musuh anda. Ini juga sangat menyenangkan. Aspek penguatan menunjukkan dedikasi Capoeira pada tradisi dan “sikap yang mengalir” sekali lagi ditunjukkan. Kecantikan adalah pusat dari kehidupan dan Capoeira, apakah artinya hidup tanpa kecantikan ?

Maksud kemenangan dalam Capoeira tidak berdasarkan pada penindasan dari lawan atau kawan anda, meskipun dalam keadaan yang aneh. Kenyataannya tidak ada pemenang ataupun pecundang dalam Capoeira. Barang siapa yang bermain lebih baik dalam roda adalah orang yang bermain lebih bagus ( anggun ), yang memperlihatkan “ malicia” nya melalui muslihat dan tipu daya yang dapat ditunjukan lebih rumit lagi dengan gerakan yang komplek ( jika mereka berada pada konteks yang benar ) dan yang bisa tetap fechado (bertahan) dan tidak memberikan kesempatan kepada orang lain untuk balas menyerang dengan sukses. Jika ada pemenang ( yang bukan benar-benar menang ), adalah orang yang memenangkan hati penonton. Hal ini merupakan persembahan estetis dari bangsa Afrika diberbagai cabang olah raga. Misalnya, sepakbola di negara Afrika dan bola basket di Amerika. Ini sangat penting saat konfrontasi ditinjau dari pandangan dari orang-orang tertindas. Sering, cita-cita kaum Barat yang menguasai tanah dengan mengorbankan keindahan untuk kemenangan tidak dapat dengan mudah untuk memahami konsep ini.

Bagian Capoeira yang utuh adalah musik. Musik menunjukan langkah dan suasana hati dalam pertandingan. Musik biasanya adalah suatu isyarat atau seruan untuk para pemain. Sejarah dan filsafat dipelajari melalui lagu. Malicia dicerminkan melalui bermacam-macam lagu dan improvisasi. Para pemain yang sudah tua hanya memutar dan mengingat saja. Perasaannya dilepaskan dan kemampuan ditunjukan. Instrumen pokok adalah berimbau, yangmana terdiri dari tiga bateria. Berimbau adalah jiwa dari Capoeira dan mempunyai kekuatan magis. Anak kecil tidak diperbolehkan untuk memainkannya karena pernah dikatakan bahwa berimbau dapat mengambil nyawa mereka. Berlawanan dengan Mestre Valmir yang mengatakan pada saya bahwa berimbau harus digunakan secara ekstensif untuk mengekspresikan emosi yang bahkan mustahil untuk dpat diekspresikan. Banyak mitos tentang bagaimana berimbau tercipta (lahir). Seseorang mengatakan tentang seorang gadis muda yang cantik pergi berjalan menuju aliran sungai. Dia bernyanyi dengan merdunya sepanjang perjalanan. Saat dia tiba di sana dia turun minum, tetapi ketika sedang minum beberapa orang jahat membunuhnya dengan memukulnya tepat di leher. Saat dia meninggal tubuhnya berubah menjadi sebuah berimbau : bagian tubuhnya menjadi verga, rambutnya menjadi arami, mulutnya menjadi cabaca, anggota badannya menjadi vaqueta dan caxixi dan jiwanya menjadi indah, musik dukacita. Berimbau menegaskan kembali akar Capoeira bangsa Afrika yang ditemukan di Kongo hingga Afrika Selatan yang menyerupai berimbau. Kekuatan spiritual dari instrumen ini terlihat dalam mitos Zulu yang mengisahkan seperti apa Marimba, musik para dewi, dan terciptalah kwanyama (sebuah instrumen yang membawa kemiripan yang luar biasa pada sebuah berimbau dan dikenal dengan ratusan nama yang berbeda diseluruh Afrika) seperti instrumen musik yang paling pertama dari halauan musik seorang lawan. Musik dan kedamaian menggantikan pengrusakkan dan kekerasan. Berimbau dikatakan melunakkan jiwa dan memberikan kita kedamaian. Musik ini penuh dengan kerinduan akan kampung halaman bangsa Afrika. Ladaianhas, lagu yang dinyanyikan pada permulaan roda, dan juga sebuah ratapan yang sering mengekspresikan kerinduan.

Capoeira dan musiknya adalah satu dan hal yang sama, mereka tidak dapat dipisahkan. Beberapa model Capoeira yang baru menyimpang dari Capoeira tradisional (Angola) tanpa penekanan pada musik. Capoeira benar-benar mempunyai arti yang berbeda dalam konteks ini,

Musik, sebagai seluruh aspek dari Capoeira mencerminkan filosofis dan arti. Meskipun suaranya dapat dihasilkan oleh pemain berimbau yang ahli sangat banyak dan tidak henti-hentinya ditambah dan diimprovisasikan, ada 3 golongan dasar suara atau nada. Nada yang rendah dan suara mendengung yang bukan nada tapi kebalikannya. Nada tinggi dan rendah terlihat berlawanan secara langsung, sekilas untuk menyerang dan bertahan di dalam permainan. Dengan terlihat seperti ruang netral, baik rendah maupun tingginya nada tetapi keduanya diikuti atau tercipta dari dengungan. Hal ini mengandung keduanya pada waktu yang bersamaan. Dapat disamakan dengan ginga yang bersumber pada gerakan penyerangan dan pertahanan tetapi secara serentak menjadi netral. Membuat hal ini berbahaya dan kecurigaan yang berguna dan tidak pernah dipercaya.

Dorongan dari perlawanan dalam Capoeira sangatlah penting. Capoerista mempelajari untuk memainkan gerak ke atas ke bawah dan ke kanan karena kepandaian dalam banyak hal dapat menjadi keuntungan yang sangat besar. Capoerista bisa membingungkan dan mengelabui lawan, menciptakan kesempatan untuk menyerang. Trik untuk tidak dapat dikalahkan saat menyerang dalam posisi ini adalah tidak nyaman sampai Capoerista melakukan latihan memahami tubuh dan pikirannya. Dalam bermacam situasi Capoerista akan memikat lawannya kedalam serangan dengan mengembangkan ilusi yang tidak terlihat. Beberapa penyerangan tidak menghasilkan pemikiran yang maju tetapi lebih banyak menghasilkan pemikiran yang melibatkan kesombongan, ketidaksukaan bermain, percaya diri dan pengetahuan tentang sifat manusia. Serangan selalu terjadi ketika seseorang dalam keadaan lengah dan inilah mengapa Capoerista mengejek dan memikat lawannya menjadi serangan yang sembrono yang selalu memberikan kesempatan untuk mengadakan serangan balik. Capoerista selalu sangat berhati-hati dan akan jarang melancarkan serangan dengan terus menerus tanpa menggunakan pikiran.

Mempraktekkan bermain secara terbalik sebaik memainkan dengan cara yang benar memiliki akar filosofis dalam sudut pandang kosmologis yang dibawa ke Brazil dari suku bangsa Kongo Congo dan Angola Utara. Bakongo percaya di bawah dunia kita ini adalah dunia kematian. Ini sama halnya dengan dunia kita menerima semuanya (berputar). Matahari pergi diantara dua dunia pada setiap putaran hariannya. Saat siang disini berarti malam disana dan demikian sebaliknya. Kepercayaan ini sering direpresentasikan dengan sebuah simbol empat sisi yang menyilang, (tidak mirip) dengan tanda Kristen (+), yang mana tanda ini sering menjadi tanda tanya. Setiap empat titik persilangan merepresentasikan satu dari peristiwa-peristiwa matahari : Matahari terbit, siang, matahari terbenam dan tengah malam. Kalunga adalah yang membagi dunia kehidupan dan dunia kematian. Kalunga adalah Tuhan atau lautan. Silangan ini sering dibuat di atas tanah oleh para Capoeristas untuk meminta perlindungan dari pengganggu, meskipun Kristianitas juga secara perbagian menanggapi silangan ini. Kepercayaan kosmologis Kongo juga memasukkan suatu kepercayaan dalam waktu peredaran dan kontinuitas. Kita hidup dalam masa Tuhan bukan milik kita sendiri. Kita tidak bisa mengharapkan untuk mempunyai kontrol segala yang terjadi di dalam kehidupan kita.

Kita tidak bisa mengontrol semua yang terjadi di dalam dunia, tetapi kita bisa mengontrol badan kita dan emosi kita. Dalam capoeira kita belajar melaksanakan dan ini memberikan kekuatan dan kekuasaan. Untuk bisa mengontrol badanmu dan memahami (kekuatan) yang memerintah ini, kita harus mempraktekkan, mempraktekkan, dan mempraktekkan. Gerakan capoeira menjadi bagian dari kesadaran dan bagian kehidupan kita. Tetapi untuk dapat melakukan gerakan-gerakannya anda harus memahami dan merasakannya. Capoeira memerlukan kekuatan mental yang lebih dari sekedar kekuatan fisik. Ketika anda bermain dalam roda anda harus waspada terhadap gerakan lawan anda. Permainan dalam roda (khususnya di jalan) bisa menjadi sangat berbahaya, semuanya diijinkan. Tidak ada kekerasan di dalam Capoeira tetapi ada kekerasan pada beberapa orang yang bermain Capoeira. Sebagai Capoerista anda harus sangat berhati-hati terhadap semua kemungkinan, jangan pernah mengharap belas kasihan, jangan pernah mempercayai sesuatu hal yang dilakukan orang di dalam roda. Anda harus waspada terhadap gerakan-gerakan lawan dan kemungkinan gerakan selanjutnya yang dilakukan lawan dan semua gerakan yang mungkin anda lakukan untuk merespon lawan. Anda sebaiknya mengetahui bahwa kita bisa saja lolos dari semua gerakan lawan. Capoeira penuh dengan banyak soal dan tanggapan, tantangan dan jawaban, aksi dan reaksi.

Masalah ini menyangkut fisik, mental dan emosional. Ini adalah permainan keseimbangan fisik dan kontrol. Ketika anda dekat dengan seseorang di dalam permainan Capoeira, seseorang tidak harus bergerak jauh atau dengan cepat yang akan berpengaruh kepada orang lain. Meskipun begitu anda bisa bergerak dengan cepat dan dengan arah yang jelas dan bertujuan. Anda tidak boleh ragu-ragu karena tidak ada waktu untuk ini. Permainan ini seperti permainan catur sebab anda akan mencoba untuk mengakali lawan anda untuk berada dalam posisi yang terdesak. Anda mencoba membuat musuh anda kearah tertentu dengan mengacaukan pikirannya atau membingungkannya atau memperdayanya. Capoeira juga merupakan pertarungan emosi. Musuh anda akan berusaha membangkitkan emosi anda yang membuat anda tidak berhati-hati Ia mungkin akan tersenyum atau tertawa dan berlaku seolah tidak ada maksud apa-apa ketika sebenarnya ini adalah alur lain pe8520/nyamaran. Ia akan menanamkan rasa takut dengan mengatakan sesuatu atau melakukan suatu gerakan yang sangat kuat. Ketakutan akan membuat anda tegang dan bergerak dengan terburu-buru, yang akan mengganggu kemampuan dan kewaspadaan anda. Capoerista harus menjaga emosinya untuk tetap tenang dan santai tetapi ia juga mengeluarkan emosinya keluar untuk keuntungan dirinya. Ini sangat bernilai dalam kehidupan pada umumnya. Yang disebut “chamada” adalah ketika pemain memanggil pemain lain dengan salah satu gerakan dari banyaknya gerakan yang ada. Pemain itu akan mendatangi si pemanggil dan mereka bergerak bersama dalam kontak yang dekat. Si pemanggil kemudian akan meneruskan chamada dengan beberapa aksi gerakan dengan maksud untuk menguji kewaspadaan dan kemampuan lawan. Orang yang dipanggil itu dengan segera mengetahui kalau ia dikhianati. Ia juga tahu ini adalah sebuah ujian. Inilah saatnya mengapa menjaga emosi sangat penting.

Bermain dalam roda adalah seperti keadaan tak sadarkan diri. Waktu seolah-olah tidak ada. Anda merasakan hubungan yang sangat dekat dengan orang yang bermain bersama anda, pengaruh-mempengaruhi, menipu dan mencurigai. Anda merasa seperti seorang individual yang kuat dan menjadi bagian dari sebuah kelompok, kelompok yang bernyanyi pada anda, menonton anda, membesarkan hati anda dengan musik dan “axe-nya” (kekuatan hidup). Semua orang menyumbangkan energi dan pengalaman. Ketika bermain, anda tidak memperhatikan ke orang lain selain lawan, tetapi anda bisa mendengar dan merasakan sebagai bagian kelompok. Anda tahu mereka menonton anda dan anda tahu anda menggantungkan energi kehidupan kepada mereka. Ini sangat merasuk dan menentramkan. Anda bisa merasakan kekuatan hidup anda, “axe”(diucapkan: ashay), berdenyut dalam darah anda, dengan hentakan musik dan kata-kata pada lagu-lagu dan gerakan dari pemain lain.
Capoeira tidak dimainkan untuk mencapai beberapa tujuan akhir. Tidak ada gerak maju dari satu tingkatan ke tingkatan lain. Tidak ada tamat sekolah, dirancang untuk membawa anda pada suatu derajat dan membuatnya seperti resmi ketika anda berada pada beberapa pelatihan kursus. Kita bermain Capoeira untuk diri kita sendiri dimana kita bisa mempelajari badan dan pikiran kita. Kita bermain yang akan membuat kita pada keadaan damai dengan diri kita dan kita bisa membentuk kerangka pikiran yang sehat untuk membawanya ke dalam dunia dan melakukan apa saja yang akan kita lakukan. Ini memberikan pada kita kekuatan untuk melakukan banyak hal. Kekuatan ini adalah semangat dan energi yang memenuhi diri kita yang diajarkan oleh Mestre-mestre yang mengajarkan kita dan kepadanya kita mencintai dan menghargainya. Mestre-mestre ini memiliki seorang mestre dan seterusnya. Capoeristas saat ini adalah anak cucu dari Capoeristas sebelumnya yang jaraknya panjang. Semuanya itu adalah leluhur kami dan kami mendapat perlindungan dan bimbingan dari mereka melalui Capoeira. Kami memberi penghormatan dan mengingat mereka melalui Capoeira. Kami membangun komunitas seputar Capoeira yang mendukung kami, dan padanya kami mendukung. Komunitas ini memperluas jangkauan diluar Capoeira roda dan ke dalam masyarakat kami yang padanya kami mengandalkan untuk kekuatan hidup (axe).


Brazzil
May 2000
Soul

1 komentar:

Anonim mengatakan...

hoe..........capoera mostra!!!!!!!!!! ,latihan yg semangat ya!!!!, "dewine mas bangun"

 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com