Pertunjukan ini diselenggarakan dalam rangka Pekan Seni Jawa Tengah yang difasilitasi oleh Taman Budaya Jawa Tengah dan juga merupakan agenda bersama Asosiasi Capoeira Jawa Tengah dalam rangka memasyarakatkan Capoeira di Jawa Tengah dan Sebagai ajang silaturahmi para Capoerista di Jawa Tengah.
Rabu, 23 Juli 2008
The Art of Capoeira
Pertunjukan ini diselenggarakan dalam rangka Pekan Seni Jawa Tengah yang difasilitasi oleh Taman Budaya Jawa Tengah dan juga merupakan agenda bersama Asosiasi Capoeira Jawa Tengah dalam rangka memasyarakatkan Capoeira di Jawa Tengah dan Sebagai ajang silaturahmi para Capoerista di Jawa Tengah.
Minggu, 13 Juli 2008
Capoeira e para homen
Menino e muhler
So nao aprende quem nao quiser
capoeira untuk para pria
Wanita dan anak-anak
Yang tidak bisa mempelajarinya hanyalah mereka yang tidak ingin belajar (Capoeira)
Mestre Pastinha
Jumat, 04 Juli 2008
Memperdalam Tradisi Capoeira part I
Dalam sebuah buku The Little Capoeira Book karangan Nestor Capoeira, dituliskan mengenai sebuah fase dimana capoerista akan melupakan tradisi yang ada didalam Capoeira, hanya mengejar gerakan gerakan yang dianggap fantastis, seperti gerakan akrobatik, gerakan gerakan indah atau serangan serangan yang dianggap mematikan dan melumpuhkan lawan. Mereka melupakan dan mengesampingkan tradisi-tradisi yang ada seperti Angola, nyanyian, permainan bateria, maculele dan tradisi-tradisi Capoeira yang lainnya dimana para mestre-mestre terdahulu melestarikan tradisi tradisi tersebut. Keadaan seperti inilah yang menurut saya merupakan suatu disaster atau bahkan bisa disebut sebagai armagedon bagi Capoeira. Karena sesungguhnya Capoeira bukanlah Capoeira tanpa adanya tradisi-tradisi tersebut. Seperti dalam tradisi Jawa yang terdapat didalam Wayang baik itu wayang kulit ataupun wayang wong. Apalah jadinya wayang tanpa Goro-goro dimana para Punakawan beraksi. Orang Solo bilang “ra gayeng” atau tidak seru bahkan tidak lengkap.
Saat ini grupo capoeira yang ada di Indonesia hanya beberapa yang mempunyai jalur ke akar Capoeira yang benar benar menguasai tradisi dari Capoeira. Namun grupo-grupo yang lain pun, yang belum mempunyai hubungan ke akar Capoeira secara langsung juga tidak ingin untuk kehilangan tradisi dalam Capoeira. Mereka berusaha mencari tahu dan mengumpulkan informasi tentang berbagai tradisi yang ada di dalam Capoeira, dan tentu saja Capoeira Mostra tidak ketinggalan. Kondisi semacam inilah yang nantinya bisa memajukan dan mengembangkan Capoeira di Indonesia. Sehingga Capoeira Indonesia akan tidak hanya dilirik oleh Capoeira diluar negeri, tapi mungkin malah dilihat dan dikagumi.
Capoeira merupakan budaya asli dari Brasil, ini diluar berbagai pendapat yang mengatakan Capoeira itu adalah budaya Brasil ataupun Afrika. Mau tidak mau, Capoeira merupakan budaya yang dikenal di Brasil, jadi apa boleh buat. Kita orang Indonesia yang memang ingin belajar Capoeira, ya harus belajar dari akarnya jika ingin mengenal Capoeira dengan lebih baik. Dengan adanya suatu wadah seperti perkumpulan atau asosiasi tingkat regional, seperti Capoeira yang ada di Jawa Tengah akan sangat membantu grupo grupo yang ingin mempelajari Capoeira dari akarnya.
Bersambung….
by cak dh1k4
Per-Capoeiraan di Jawa Tengah
Pada tanggal 21-22 juni 2008, tepatnya di Wisma Baptis, Salatiga diselenggarakan sebuah acara Batizado yang diselenggarakan oleh Capoeira Vadiacao Salatiga dan Capoeira Amizade Semarang. Peserta Batizado antara lain dari Vadiacao, Amizade dan Pre Historia Purwokerto. Sedangkan Capoeira Mostra de Solonesse hanya sebagai tamu saja karena belum bisa untuk ikut sebagai peserta Batizado dikarenakan memang waktu yang tidak memungkinkan.
Acara tersebut diselenggarakan dengan kesiapan yang matang, dalam artian bahwa segala sesuatunya memang telah dipersiapkan dengan baik. Batizado kali ini cukup meriah dan berkesan. Banyak hal-hal menarik yang bisa ditemui pada saat acara ini.
Yang tidak kalah penting dari acara ini adalah munculnya sebuah kesepakatan dan komitmen bersama untuk membentuk suatu perkumpulan atau asosiasi Capoeira se-Jawa Tengah yang saat ini terdiri dari 4 kota, yaitu Puwokerto, Salatiga, Semarang dan Solo. Dalam kesempatan itu pula dijelaskan tujuan dibentuknya asosiasi ini, diantaranya adalah mempererat persaudaraan antar grupo Capoeira se-Jawa Tengah, menjadikan asosiasi sebagai temppat untuk berbagi dan bertukar ilmu dan saling membantu antar grupo dalam pengembangan masing-masing grupo.
Salah satu poin yang menarik dari rencana asosiasi ini adalah membantu grupo grupo yang masih akan berkembang atau baru dalam mempelajari Capoeira serta saling membantu dalam upaya ke arah “akar” Capoeira. Karena bagaimanapun juga belajar dari akar Capoeira adalah suatu hal yang mutlak harus dilakkan dalam rangka komitmen untuk mempelajari Capoeira seutuhnya.
Agenda terdekat dari empat grupo Jawa Tengah ini adalah mengadakan sebuah pertunjukan kolosal Capoeira yang akan dilaksanakan pada pertengahan Agustus 2008 di Taman Budaya Jawa Tengah di Surakarta atau yang lebi dekenal dengan TBS yang melibatkan ke-empat grupo tersebut, serta tidak menutup kemungkinan partisipasi bagi grupo lain diluar Jawa Tengah untuk membantu upaya memasyarakatkan Capoeira di Jawa Tengah. Semoga saja ini bisa dijadikan sebagai tonggak menuju per-Capoeiraan yang lebih baik lagi di Indonesia pada umumnya dan Jawa Tengah pada khususnya.
Mari kita dukung agenda bersama Capoeira Jawa Tengah !!!! Salve!!!!
by :Cak dh1k4
Rabu, 02 Juli 2008
Perubahan Alamat
Untuk itu kami mengharapkan masukan agar capoeiramostra.co.cc ini semakin lebih baik, menarik dan bermanfaat bagi para capoerista pada umumnya dan temen temen Mostra de Solonesse pada khususnya. Semoga perubahan ini membawa perubahan pula bagi seluruhnya menjadi lebih baik.

