Kunjungi website kami yang baru, klik disini

Jumat, 04 Juli 2008

Memperdalam Tradisi Capoeira part I


Dalam sebuah buku The Little Capoeira Book karangan Nestor Capoeira, dituliskan mengenai sebuah fase dimana capoerista akan melupakan tradisi yang ada didalam Capoeira, hanya mengejar gerakan gerakan yang dianggap fantastis, seperti gerakan akrobatik, gerakan gerakan indah atau serangan serangan yang dianggap mematikan dan melumpuhkan lawan. Mereka melupakan dan mengesampingkan tradisi-tradisi yang ada seperti Angola, nyanyian, permainan bateria, maculele dan tradisi-tradisi Capoeira yang lainnya dimana para mestre-mestre terdahulu melestarikan tradisi tradisi tersebut. Keadaan seperti inilah yang menurut saya merupakan suatu disaster atau bahkan bisa disebut sebagai armagedon bagi Capoeira. Karena sesungguhnya Capoeira bukanlah Capoeira tanpa adanya tradisi-tradisi tersebut. Seperti dalam tradisi Jawa yang terdapat didalam Wayang baik itu wayang kulit ataupun wayang wong. Apalah jadinya wayang tanpa Goro-goro dimana para Punakawan beraksi. Orang Solo bilang “ra gayeng” atau tidak seru bahkan tidak lengkap.

Saat ini grupo capoeira yang ada di Indonesia hanya beberapa yang mempunyai jalur ke akar Capoeira yang benar benar menguasai tradisi dari Capoeira. Namun grupo-grupo yang lain pun, yang belum mempunyai hubungan ke akar Capoeira secara langsung juga tidak ingin untuk kehilangan tradisi dalam Capoeira. Mereka berusaha mencari tahu dan mengumpulkan informasi tentang berbagai tradisi yang ada di dalam Capoeira, dan tentu saja Capoeira Mostra tidak ketinggalan. Kondisi semacam inilah yang nantinya bisa memajukan dan mengembangkan Capoeira di Indonesia. Sehingga Capoeira Indonesia akan tidak hanya dilirik oleh Capoeira diluar negeri, tapi mungkin malah dilihat dan dikagumi.
Capoeira merupakan budaya asli dari Brasil, ini diluar berbagai pendapat yang mengatakan Capoeira itu adalah budaya Brasil ataupun Afrika. Mau tidak mau, Capoeira merupakan budaya yang dikenal di Brasil, jadi apa boleh buat. Kita orang Indonesia yang memang ingin belajar Capoeira, ya harus belajar dari akarnya jika ingin mengenal Capoeira dengan lebih baik. Dengan adanya suatu wadah seperti perkumpulan atau asosiasi tingkat regional, seperti Capoeira yang ada di Jawa Tengah akan sangat membantu grupo grupo yang ingin mempelajari Capoeira dari akarnya.
Bersambung….

by cak dh1k4

0 komentar:

 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com